Cinta itu sangatlah indah untuk dirasakan, dan rasa kasih sayang ada didalamnya. Ketika cinta datang menghampiri jiwa, kita tak menyadarinya, ia bisa datang kapan saja dan di mana saja. Namun, terkadang rasa cinta itu salah untuk berlabuh, ia terkadang datang ke tempat yang tak kita inginkan, banyak hal yang bisa kita ketahui tentang cinta. Ya, cinta… kata itu kalau dibahas tak akan ada habisnya, cinta membuat aku tahu akan segalanya, ada rasa sayang, benci, suka, bahagia, sedih dan sebagainya, itu semua bisa kita dapatkan melalui cinta, tapi apa kita tahu arti cinta itu yang sebenarnya?.
Terkadang seseorang rela melakukan apa saja untuk yang namanya cinta, ia akan mengorbankan apa saja untuk cinta. Ah, beruntungnya cinta itu, ia bisa mengalahkan semua rasa yang ada di hati. Cinta… apasih cinta itu? Apa itu sejenis makanan? Atau makhluk hidupkah dia? Ah... mungkin itu hanya sebuah perasaan saja, atau ada arti lainkah? Cinta kini telah membuat aku resah. Cinta itu memang indah tapi cinta yang ada di hatiku telah membuat aku bertanya-tanya. Setiap insan mempunyai cinta, cinta untuk siapa saja: Untuk Allah yang tlah menciptakan kita, untuk Nabi kita yang telah membawa kita ke alam yang penuh dengan pengetahuan ini, untuk orang tua kita yang telah melahirkan dan mendidik kita, untuk saudara kita, teman kita, bahkan untuk seseorang yang akan menjadi penamping hidup kita kelak.
Yang kini telah menjadi kekasihku, namun aku tak mengenalinya. Ya, aku tak mengenalinya. Sosok yang jauh di sana belum pernah kujumpai, hanya suaranya yang selalu menemaniku, hanya kata-katanya yang membuat kubahagia. Ia sangat tulus mencintaiku, walaupun dia sendiri juga tidak mengenaliku. Lucu juga kalau didengar, dua insan memadu cinta yang mereka sendiri tak tahu dan mungkin tak pernah tahu akan perasaannya sendiri. Di mana cinta datang begitu saja dan ia tak tahu dan tak mau tahu akan dua insan tersebut, cinta jarak jauh yang hadir melalui dunia maya ini sangatlah menydihkan, cinta yang benar-benar tulus harus dipisahkan oleh pulau-pulau yang sangat jauh. Andai saja aku bisa meminta sesuatu, kenapa aku tak dilahirkan ditempat yang sama dengan dia di lahirkan, kenapa harus di dunia maya aku mengenalinya, kenapa bukan di dunia yang nyata ini aku mengenalinya, dan kenapa harus ada cinta diantara kami kalau kami sendiri tak mengenal satu sama lain dalam artian kami belum pernah dipertemukan.
Apa ini cinta yang salah? Apa ini cinta yang sesaat? Cinta yang tulus dari hati kenapa harus begini, ingin aku kelain hati karena aku tak sanggup dengan semua ini, tapi rasa cinta itu tak bisa ku ingkari. Aku benar-benar mencintainya tapi aku pun tak ingin seperti ini, ingin ku ceritakan semua ini pada semua orang agar aku tak sedih lagi, tapi aku tak tahu sama siapa aku memberi tahunya, hanya melalui tulisan ini ku rangkaikan untuk mengungkapkan semuanya yang ada di hatiku, banyak hal yang ingin kuceritakan tapi apa aku masih sanggup menulis ini semua dengan air mata di pipiku.
Cinta yang kini kujalani telah dua tahun lebih dengannya, tak menyangka cinta jarak jauh dan hanya kenal dari dunia maya bisa terjalin lama seperti ini. Apa ini cinta yang sebenarnya? Dan cinta yang akan berarkhir bahagia. Tapi, apa itu akan jadi kenyataan? Ah… rasanya tak mungkin. Aku ingin ceritakan akan kekasih yang ada dihatiku kepada orang tua 'ku, tapi aku bingung dan aku takut, apa mereka akan setuju? Menurutku tidak, ingin kumenceritakan semua itu. Tapi, aku takut kalau dia mengingkari janjinya, kalau dia menepati janjinya pun aku takut orang tua 'ku akan menolaknya, oh Tuhan cinta ini membingungkan, kenapa engkau memberikan rasa cinta kepadaku untuk orang yang belum kutemui.
Apa ini takdirku? Kapan masalah ini akan berarkhir, hati ini telah lelah. Tak sanggup lagi aku memikirkannya, rasanya ingin aku lari ketempat di mana masalah ini tak ada. Cinta yang tulus telah membuat aku sengsara. Aku tak sanggup lagi untuk menulis ini semua cukup sudah air mata ini mengalir dipipiku. Semoga dengan rangkaian kata-kata ini bisa sedikit membuat hatiku lega, walaupun aku sendiri tak tahu bagaimana cara mengatasinya, ingin aku mempunyai seseorang yang mau mendengarkan semua jeritan hatiku, tapi aku tak memiliki itu, hanya melalui kata-katalah aku bisa sedikit tertawa, terimakasih Ya Allah telah memberikan aku kemampuan untuk merangkaikan kata-kata ini. Semoga esok hari aku dapat tersenyum manis dan tanpa ada air mata di pipi.
Banda aceh, 17 oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar