Jumat, 19 September 2014

Bimbang Tak Henti

Warna warni cahaya pelangi
Indah dipandang sejukkan hati
Dikau datang terus pergi
Membuat daku bimbang tak henti

Pelangi hadir bila hujan datang
Hujan turun lebat membasahi
Hatiku sedih penuh bimbang
Menunggu dikau yang tak pernah kembali

Pelangi hilang ditelan awan
Hati bimbang tak karuan
Dikau pergi tinggalkan kenangan
Kenangan indah sulit untuk dilupakan

B. Aceh, 9-9-2014 Triena Aksara

Virus

Virus itu tiba-tiba saja menghampiriku
Mencoba menggorogoti syarafku
Dan terus menjalar ke seluruh pembuluh darahku
Mencari-cari letak hatiku yang hanya satu

Virus itu terus saja bermain-main di dalam tubuhku
Lebih tepatnya lagi di hatiku
Aku tak tahu virus apa itu Ingin rasanya aku tahu
Virus apa yang sedang bersemanyam di hatiku

Ah apakah itu si virus merah jambu
Yang mampu menghanyutkan seluruh isi hatiku
Oh... tidak. Aku tak ingin itu
Cukup sudah kau menggorogoti tubuhku

Tak cukupkah kau sakiti hatiku
Hei... virus merah jambu
Enyahlah kau dari jiwaku
Lelah sudah aku menghadapimu

Tak sayangkah kau padaku
Andai kau mampu menjadi penawar hidupku
Aku rela kau bersemanyam di hatiku

Banda Aceh, 21-08-2014

♡ Penaku ♡

Penaku menari-nari
Di atas pentas kertas putih
Aksara indah menghampiri
Menjadi bait yang penuh akan arti

Penaku tak mau berhenti
Terus saja menari di atas pentas kertas ini
Bait demi bait pun tercipta rapi
Dengan indahnya aksara yang tulus dari hati

Penaku terus saja menari-nari
Tak ada kata lelah dari hati
Syair-syair terukir menjadi saksi
Menghadirkan senyuman penuh arti

B. Aceh, 10-9-2014 Triena Aksara