Indahnya ombak laut itu, menari-nari dengan lembutnya. Batu karang itu pun tak enggan di terjang ombak yang terkadang mampu menyakitinya. Senja kini hampir tiba, aku masih setia menunggu di sini. Jingga senja hampir menampakkan diri, namun aku belum juga beranjak dari tempatku. Aku masih setia menunggu kehadirannya. Ya, dirinya yang membuat hatiku menahan rindu bertahun-tahun lamanya.
Kini sang bulan telah menggantikan sinarnya mentari, namun diriku masih di sini. Ada rasa kecewa di hatiku, bukannya semalam ia katakan akan datang menghampiriku. Hembusan angin itu semakin terasa di tulang ini, baju jaketku tak mampu menghalangi hembusan angin malam itu. Aku yang sedari tadi siang di sini masih saja setia menunggu, karena kuyakin dirinya pasti datang menghampiriku.
Kini sang bulan telah menggantikan sinarnya mentari, namun diriku masih di sini. Ada rasa kecewa di hatiku, bukannya semalam ia katakan akan datang menghampiriku. Hembusan angin itu semakin terasa di tulang ini, baju jaketku tak mampu menghalangi hembusan angin malam itu. Aku yang sedari tadi siang di sini masih saja setia menunggu, karena kuyakin dirinya pasti datang menghampiriku.