Malam itu.... Saat aku dan kamu di pertemukan
Saat sapaan indah pertama kali hadir untukku
Rasa itu langsung ada
Rasa dimana aku telah bahagia
Kau buat aku ketawa
Kau buat aku tersenyum manja
Kau buat aku selalu rindu
Kau buat aku selalu mengingatmu
Kini senyum itu telah tergantikan
Hanya kesedihan yang ada
Air mata telah menggantikannya
Oh Tuhan.... Aku merindukannya
Hati ini telah kuberikan untuknya
Dan dia yang pertama mengungkapkannya
Harapan itu....
Ya, harapan itu ternyata hanya harapan kosong yang di berikan
Salahkah aku mencintaimu
Aku rindu denganmu
Aku cinta kepadamu
Itu katamu.....
Ya Allah....
Kenapa harus begini
Dia baik denganku
Tapi kenapa dia juga yang telah membuat air mata ini mengalir
Tak bisakah cinta ini bersatu
Tak bisakah hati ini bahagia seutuhnya
Tak bisakah aku tertawa dengan bahagianya
Tak bisakah aku dengannya
Saat sapaan indah pertama kali hadir untukku
Rasa itu langsung ada
Rasa dimana aku telah bahagia
Kau buat aku ketawa
Kau buat aku tersenyum manja
Kau buat aku selalu rindu
Kau buat aku selalu mengingatmu
Kini senyum itu telah tergantikan
Hanya kesedihan yang ada
Air mata telah menggantikannya
Oh Tuhan.... Aku merindukannya
Hati ini telah kuberikan untuknya
Dan dia yang pertama mengungkapkannya
Harapan itu....
Ya, harapan itu ternyata hanya harapan kosong yang di berikan
Salahkah aku mencintaimu
Aku rindu denganmu
Aku cinta kepadamu
Itu katamu.....
Ya Allah....
Kenapa harus begini
Dia baik denganku
Tapi kenapa dia juga yang telah membuat air mata ini mengalir
Tak bisakah cinta ini bersatu
Tak bisakah hati ini bahagia seutuhnya
Tak bisakah aku tertawa dengan bahagianya
Tak bisakah aku dengannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar