Hampa kini kurasakan
Tanpa ada pelita cinta di jiwa
Rasa rindu yang untuk siapa kuberikan
Kini hanya menjadi hayalan semata
Cinta yang telah lama sirna di hati
Entah kapan akan kembali
Mengiasi hari-hariku yang sepi
Tanpa ada yang menemani
Kini rasa lelah telah hadir di hati
Untuk menanti sang pujaan hati
Hanya ingin seorang diri
Tanpa ada cinta lagi
Menanti aku lelah menanti
Biarkan saja begini
Tatkala cinta kembali
Aku akan tersenyum di hati
Banda Aceh, 18/3/2014
Tak ada kata yang indah yang mampu kurangkaikan, hanya sebait kata yang akan kupersembahkan dengan penuh akan makna.
Kamis, 20 Maret 2014
Rabu, 12 Maret 2014
Inilah Takdirku
Cintaku untukmu bagaikan beningnya permata, yang selalu
memancarkan kilauan asmara membuat hatiku tak mampu melupakanmu. Malam-malamku
selalu dihiasi akan bayanganmu: cantik, manis, berambut panjang yang menawan.
“Aku harus memilikimu,” batinku. Hari-hariku selalu mencari tahu
tentangmu, sampai akhirnya aku tahu siapa namamu, Nada Naqilla.
Rasa rindu yang amat kejam telah menyayat hatiku, darah amarah kini
telah mengalir bak air bah menghantam ribuan rumah.
“Inikah arti cintaku kepadanya? Yang hanya mampu dibalas dengan
bisu semata? Aku harus memilikimu, Nada! Harus....!” jeritku dalam kalbu.
Minggu, 02 Maret 2014
:: Aku Tak Mampu ::
Sulit untuk kupahami
Rasa cinta yang datang begitu saja dari hati
Begitu saja tanpa kusadari
Kini cinta telah bersemanyam di hati ini
Cinta ini begitu tulus dari hatiku
Namun kenapa aku hanya mampu memendamnya
Aku tak mampu mengungkapkannya
Tolong aku, lihatlah perasaanku dengan mata hatimu
Aku hanya ingin kau tahu
Betapa tulusnya cintaku
Namun aku tak mampu
Tak mampu untuk mengatakannya padamu
Kini aku terpuruk dalam sepi
Sepi akan cinta yang tak mampu kudapati
Cinta yang hadir begitu saja dari hati
Haruskah aku simpan sampai mati?
Begitu berat rasanya
Menahan rasa cinta di dalam kalbu
Namun inilah aku
Yang hanya mampu memendam cinta
Banda Aceh, 14/2/2014
Rasa cinta yang datang begitu saja dari hati
Begitu saja tanpa kusadari
Kini cinta telah bersemanyam di hati ini
Cinta ini begitu tulus dari hatiku
Namun kenapa aku hanya mampu memendamnya
Aku tak mampu mengungkapkannya
Tolong aku, lihatlah perasaanku dengan mata hatimu
Aku hanya ingin kau tahu
Betapa tulusnya cintaku
Namun aku tak mampu
Tak mampu untuk mengatakannya padamu
Kini aku terpuruk dalam sepi
Sepi akan cinta yang tak mampu kudapati
Cinta yang hadir begitu saja dari hati
Haruskah aku simpan sampai mati?
Begitu berat rasanya
Menahan rasa cinta di dalam kalbu
Namun inilah aku
Yang hanya mampu memendam cinta
Banda Aceh, 14/2/2014
Langganan:
Komentar (Atom)