“Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi”
Nyanyian itu selalu kudengar, dan tidak pernah ada kata bosan. Memang iya, lirik lagu itu mengingatkanku akan kisah cinta yang pernah singgah di hati ini. Cinta memang tidak pernah tahu, kapan datang dan perginya. Namun, aku bahagia karena bisa menjadi
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi”
Nyanyian itu selalu kudengar, dan tidak pernah ada kata bosan. Memang iya, lirik lagu itu mengingatkanku akan kisah cinta yang pernah singgah di hati ini. Cinta memang tidak pernah tahu, kapan datang dan perginya. Namun, aku bahagia karena bisa menjadi